#Bimbingan Keempat 
#Menjaga Lisan 
 
Bahaya lisan itu sangatlah besar, kejelekannya tidaklah kecil jika engkau tidak bertaqwa kepada Allah dalam menggunakan lisan ini. Bersemangatlah engkau ketika berbicara untuk tidak mengucapkan kecuali kebaikan, tidaklah bertutur kata kecuali pada perkara-perkara yang positif. Allah Subhanahu wa Ta'ala berrfirman 
~"Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya Malaikat Pengawas yang selalu hadir." (Qaaf: 18) 
Perkataan-perkataan yang engkau ucapkan itu akan dihitung dan terekam, maka berhati-hatilah engkau dari ketergelinciran ke dalam perbuatan ghibah terhadap seorang muslim, berdusta atas nama dia, ataupun berbuat namimah (adu domba). Berhati-hatilah dari mencela, mencaci, serta ucapan yang mengandung kefasikan dan dosa. 
|Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : 
|Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka katakanlah yang baik atau diam, dan barangsiapa yang beriman kepada hAllah dan hari akhir, maka hendaknya dia memuliakan tetangganya, dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaknya dia memuliakan tamunya. (HR. Al-Bukhari XI/265, Muslim 47) 
